Assalamu alaikum Wr Wb
Wah, mulai males lagi nih nge-blog hehehe...
BismiLlah...mari kita mulai lagi, ya? ya? ya? ^^
Judulnya demam. Ha? Demam? Iya, demam. Bukan demam dalam pengertian penyakit tubuh, tapi lebih cenderung ke...latah...hehehe...Tapi datangnya telat karena orang-orang hebohnya sekitar 2 bulan yang lalu, saya malah baru mau bikin...hihihi
Dulce de Leche ini bahasa keren dari Susu Kental Manis yang direbus beserta kalengnya. Panjang, ya? Hihihi. Sebenarnya tujuan merebus SKM ini beserta kalengnya adalah untuk mengubah gula yg ada di dalam SKM menjadi karamel. Caranya ga hanya dengan direbus beserta kalengnya sih. Bisa juga dengan dipanggang cara Au Bain Marie yaitu SKM diletakkan di loyang yang di bawahnya diberi loyang lagi yang diisi air. Nah lho? Gimana, tuh? Ga tahu juga karena saya ga punya oven hihihi.
Awalnya saya ragu mau bikin Dulce de Leche ini karena resikonya jika air sampai kering atau kaleng tidak terendam, bisa meledak. Meledak? Iya, meledak! Dueeerrrrr gitu. Kalau sudah disampaikan resikonya gitu, saya malah jadi keder. Padahal maksud si penulis kan bagus, ya agar kita berhati-hati. Sayangnya yang mencerna duluan kata-kata itu adalah otak reptil saya, jadilah saya malah takut hehehe
Tiga minggu yang lalu saya beranikan diri beli SKM merk Krimer keluaran Indofood (soalnya murah hehe) untuk dicobakan menjadi DDL. Saya taruh di panci besar. Saya isi dengan air sampai penuh lalu saya masukkan SKM beserta kalengnya, -yang sudah dilepas labelnya, tentunya- jadi kalengnya terendam. Direbuslah sekaleng SKM itu dengan api kecil selama 3,5 jam. Tiap 30 menit saya cek airnya dan saya tambah. Karena merebusnya sore, malam saya hentikan. Besok paginya saya rebus lagi 30 menit. Setelah itu saya matikan dan saya dinginkan sampai sore.
Lalu ketika dibukaaaa...
Tadaaaa...
Inilah dulce de leche yang fenomenal itu. Hmm...rasanya miriip sekali dengan Alpenliebe, legit! Azka suka sekali. Seneng deh emaknya hehe


